Selasa, 18 Agustus 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Wawasan Baru AlbuWawasan Baru Albu
Wawasan Baru Albu - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Berita › Isu Pemerasan Noel Ebenezer Soroti Peran Satu Orma...
Berita

Isu Pemerasan Noel Ebenezer Soroti Peran Satu Ormas

Kemenaker dan Isu Pemerasan: Noel Ebenezer Soroti Peran Satu Ormas Aktivis sosial Noel Ebenezer menyatakan bahwa ada satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang

Isu Pemerasan Noel Ebenezer Soroti Peran Satu Ormas

Kemenaker dan Isu Pemerasan: Noel Ebenezer Soroti Peran Satu Ormas

Aktivis sosial Noel Ebenezer menyatakan bahwa ada satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terlibat dalam dugaan kasus pemerasan terkait K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pernyataan ini muncul saat ia memberi keterangan kepada media usai mengikuti serangkaian diskusi publik.

Menurut Noel, keterlibatan ormas ini berdasarkan laporan awal sejumlah korban yang mengaku diperas dalam proses pelayanan K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus mengumpulkan data untuk memastikan detail keterlibatan organisasi tersebut.

Baca juga : Kesedihan Reza Arap di Perpisahan Terakhir dengan Lula Lahfah

Ia menjelaskan bahwa pemerasan ini terjadi ketika pelaku yang mengatasnamakan ormas meminta imbalan kepada pemohon yang tengah mengurus dokumen K3 di Kemenaker. Permintaan tersebut disebut tidak sesuai prosedur baku yang diatur dalam pelayanan publik. Hal ini memicu keprihatinan Noel dan sejumlah pihak lain.

Noel juga menegaskan bahwa tuduhan ini masih dalam tahap pendalaman. Ia berharap aparat penegak hukum dan Kemenaker sendiri bisa mengusut secara transparan. Menurutnya, jika benar ada keterlibatan ormas, ini dapat menjadi pelajaran penting terkait pengawasan layanan publik di sektor ketenagakerjaan.

Sementara itu, sejumlah lembaga swadaya masyarakat menyatakan dukungan atas langkah Noel dalam mengungkap kasus ini. Mereka menyampaikan bahwa pelayanan publik harus dibersihkan dari praktik yang merugikan masyarakat, termasuk segala bentuk pemerasan oleh pihak manapun.

Pihak Kemenaker belum secara resmi memberikan tanggapan rinci atas tudingan keterlibatan ormas tersebut. Hingga saat ini, kementerian masih mengumpulkan informasi dan berkoordinasi dengan pihak penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan yang masuk.

Kasus ini kembali membuka diskusi tentang pentingnya integritas pelayanan publik di Indonesia. Praktik pemerasan dalam urusan administratif akan memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi. Karena itu, banyak pihak meminta penanganan yang cepat dan berbasis bukti dalam penyelidikan yang sedang berjalan.